Perubahan lanskap di Tepi Barat bukan lagi sekadar operasi keamanan rutin, melainkan sebuah strategi besar yang mengarah pada aneksasi de facto. Pola perluasan permukiman, penyitaan tanah, hingga pembatasan ruang gerak warga Palestina kini dilihat sebagai upaya sistematis untuk mengubah peta demografi dan geografi kawasan tersebut.
Bagi Yordania, situasi ini bukan urusan orang lain. Proyek infrastruktur baru seperti 'Crimson Thread' sepanjang 480 km dikhawatirkan akan memutus Lembah Yordania dari Tepi Barat. Jika ini terjadi, hingga 83 persen area vital tersebut bisa dikuasai Israel, memutus akses air dan lahan pertanian utama Palestina. Kondisi ini langsung mengancam stabilitas keamanan nasional Yordania, memaksa Amman untuk bergerak aktif mencegah realitas baru ini menjadi permanen.