PIPA MINYAK SAUDI PULIH PASCA SERANGAN DRONE - Berita Dunia
← Kembali

PIPA MINYAK SAUDI PULIH PASCA SERANGAN DRONE

Foto Berita

Manama, Bahrain - Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, mengumumkan bahwa Pipa Minyak East-West (Petroline) telah kembali beroperasi dengan kapasitas penuh mencapai 5,8 juta barel per hari (bpd). Pemulihan ini terjadi setelah serangan drone yang diduga dilakukan oleh milisi Irak bulan lalu sempat melumpuhkan jalur vital tersebut.

Dalam diskusi panel di Forum GCC 2026 di Manama, Pangeran Abdulaziz menegaskan bahwa tim teknis berhasil memulihkan pipa sepanjang 1.200 km tersebut dalam waktu kurang dari sepekan. "Alhamdulillah, pagi ini kami sudah kembali ke 5,8 juta barel," ujarnya dikutip dari media Saudi.

Pipa Petroline yang dibangun pada 1981 ini memiliki kapasitas maksimal 7 juta bpd. Pipa ini menjadi kunci bagi Arab Saudi untuk mengekspor minyak tanpa harus melewati Selat Hormuz yang saat ini terblokir akibat konflik AS-Israel dengan Iran. Sebelumnya, pada Agustus, aliran pipa ini sempat turun ke level terendah sejak Januari (2 juta bpd) karena ancaman Houthi di Laut Merah.

Analisis Dampak: Pemulihan pipa ini krusial bagi stabilitas energi global. Dengan Selat Hormuz yang tidak dapat dilalui, Petroline menjadi satu-satunya jalur penyelamat bagi pasokan minyak Timur Tengah ke pasar dunia. Kembalinya kapasitas 5,8 juta bpd ini mencegah lonjakan harga minyak dunia yang lebih parah, meskipun risiko geopolitik di kawasan masih sangat tinggi mengingat serangan terhadap infrastruktur energi terus mengintai.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook