Dini hari tadi, langit Tehran dan Isfahan di Iran diselimuti kepulan asap hitam pekat. Kedua kota penting itu baru saja diguncang ledakan hebat menyusul serangan udara gabungan yang ditudingkan ke pihak Amerika Serikat dan Israel. Universitas Amirkabir di Tehran dilaporkan mengalami kerusakan parah, menjadi salah satu target yang terdampak signifikan.
Serangan brutal ini memicu kekhawatiran besar akan potensi eskalasi konflik di Timur Tengah. Dampaknya tidak hanya terbatas pada stabilitas kawasan, tetapi juga berpotensi mengguncang pasar global, terutama harga minyak dunia yang bisa melonjak drastis. Kerusakan fasilitas pendidikan seperti universitas juga menjadi sorotan tajam, mengingat konsekuensi jangka panjang yang bisa menimpa masa depan generasi muda Iran.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran terkait jumlah korban jiwa maupun respons balasan yang akan mereka ambil. Dunia menanti dengan cemas langkah selanjutnya dari semua pihak yang terlibat dalam situasi yang makin memanas ini, berharap tidak terjadi ledakan konflik yang lebih luas.