Kematian Ruben Nemesio Oseguera Cervantes, alias 'El Mencho', bos besar Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), ternyata tak membuat kelompok kriminal itu tumbang. Justru sebaliknya, pasca-kematiannya pada 22 Februari lalu, Kartel CJNG malah menunjukkan kekuatannya dengan melancarkan rentetan aksi pembakaran dan blokade di 20 negara bagian Meksiko, membuat jalanan Guadalajara mencekam dan kosong melompong. Aksi ini menunjukkan betapa solid dan terkoordinasinya jaringan mereka.
Kuncinya? Model 'waralaba' unik yang diusung El Mencho. Struktur ini memungkinkan sel-sel kecil beroperasi di bawah bendera dan dukungan finansial besar CJNG, tapi dengan otonomi cukup luas. Ini berbeda dari piramida organisasi klasik, di mana keuntungan bisa didistribusikan ke banyak lokasi dan kelompok secara bersamaan, sehingga sulit dilacak atau dipadamkan dari satu titik pusat, menurut analis Raul Zepeda Gil dari King's College London.
Jangkauan CJNG memang mengerikan. Badan Narkotika AS (DEA) mencatat mereka beroperasi di setiap negara bagian Meksiko dan lebih dari 40 negara di Amerika, Eropa, Asia, hingga Afrika. Bisnis utamanya adalah perdagangan kokain, fentanyl, dan metamfetamin. Mereka menguasai pelabuhan-pelabuhan strategis seperti Manzanillo dan Lazaro Cardenas di Pantai Pasifik, yang menjadi pintu masuk bahan kimia prekursor dari Tiongkok untuk diolah menjadi fentanyl dan diselundupkan ke AS.
Selain narkoba, kartel ini juga meraup untung dari pencurian bahan bakar, penambangan ilegal, pemerasan, penyelundupan migran, dan pencucian uang. Bahkan, pada 19 Februari lalu, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap jaringan penipuan timeshare yang dioperasikan CJNG, yang menargetkan lansia di Amerika dan meraup ratusan juta dolar.
Insiden ini menjadi peringatan keras: kematian seorang pemimpin karismatik tidak otomatis mengakhiri kekuatan kartel. Struktur organisasi yang terdesentralisasi dan jaringan finansial yang luas membuat CJNG tetap menjadi ancaman serius, tidak hanya bagi Meksiko, tapi juga stabilitas regional dan global, terutama dalam memerangi peredaran narkoba dan kejahatan terorganisir lainnya.