Seorang ibu asal Inggris tewas setelah berjuang menyelamatkan dua anaknya yang terseret arus deras saat snorkeling di Bahamas. Insiden nahas ini terjadi pada Selasa (10/6) pagi waktu setempat di perairan sekitar Pulau Bimini.
Menurut laporan Kepolisian Kerajaan Bahamas, korban berusia 36 tahun itu sedang snorkeling bersama suami dan kedua putranya di titik selatan pulau. Tiba-tiba, arus laut yang kuat menyapu kedua anaknya menjauh. Melihat kondisi tersebut, sang ibu langsung berupaya menolong, namun nahas ia ikut terseret arus.
Meski kedua anak berhasil diselamatkan dari air, nyawa sang ibu tidak tertolong. Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di Dermaga Feri North Bimini dan langsung dilarikan ke klinik setempat. Sayangnya, dokter menyatakan ia telah meninggal dunia.
Pihak berwenang menyatakan tidak ada unsur pidana dalam kejadian ini. Autopsi akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian. Kementerian Luar Negeri Inggris menyatakan dukungannya untuk keluarga korban.
Analisis Dampak: Insiden ini menjadi pengingat keras bagi para wisatawan akan bahaya arus balik (rip current) yang sering terjadi di pantai-pantai eksotis. Otoritas setempat diharapkan meningkatkan sistem peringatan dini dan pengawasan keselamatan di area snorkeling populer, mengingat arus bawah laut bisa sangat mematikan bahkan bagi perenang berpengalaman.