BAGHDAD TEGANG! MARKAS INTELIJEN IRAK DISERANG DRONE, 1 GUGUR - Berita Dunia
← Kembali

BAGHDAD TEGANG! MARKAS INTELIJEN IRAK DISERANG DRONE, 1 GUGUR

Foto Berita

Serangan drone kembali mengguncang jantung Ibu Kota Irak, Baghdad. Sebuah markas penting Badan Intelijen Nasional Irak (INIS) di distrik Mansour menjadi sasaran, mengakibatkan seorang petugas polisi gugur dan memicu kekhawatiran serius akan meningkatnya eskalasi konflik di negara tersebut.

Insiden terjadi sekitar pukul 10 pagi waktu setempat, Sabtu, saat sebuah drone tak dikenal menghantam kompleks gedung tersebut. Jenderal Saad Maan, Kepala Unit Media Keamanan pemerintah Irak, mengonfirmasi serangan ini dan menyebutnya dilakukan oleh 'kelompok-kelompok terlarang'. Sumber keamanan anonim menyebutkan, target utama adalah 'gedung komunikasi' yang di dalamnya terdapat sebuah lembaga keamanan Irak yang berkoordinasi dengan penasihat militer Amerika Serikat.

Menambah misteri, sebuah drone lain yang diduga digunakan untuk merekam operasi tersebut justru jatuh di sebuah klub olahraga elit yang populer di kalangan diplomat asing dan warga Irak terkemuka. Serangan ke markas intelijen ini bukan satu-satunya. Beberapa jam sebelumnya, pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, setidaknya tiga serangan drone juga menghantam kompleks logistik dan diplomatik AS di Bandara Internasional Baghdad, tempat personel militer AS ditempatkan. Salah satu serangan bahkan memicu kebakaran di dekat pangkalan tersebut.

Irak seolah tak berdaya terseret dalam konflik regional yang lebih luas, terutama setelah serangan yang dikaitkan dengan AS-Israel ke Iran beberapa waktu lalu. Wilayah Irak kini kerap menjadi medan pertempuran proksi, di mana kelompok-kelompok yang didukung Iran mengklaim bertanggung jawab atas serangan hampir setiap hari terhadap kepentingan AS di Irak dan sekitarnya, sebagai balasan atas serangan terhadap mereka. Bahkan, seorang pejuang dari kelompok Hashed al-Shaabi dilaporkan tewas pada Jumat malam dalam serangan di lapangan udara militer Irak utara, yang ditudingkan kepada AS dan Israel. Pentagon sendiri pada Kamis lalu untuk pertama kalinya mengakui telah melancarkan serangan helikopter terhadap kelompok bersenjata pro-Iran di Irak selama konflik terakhir.

Rangkaian serangan ini jelas bukan pertanda baik. Irak kini semakin terancam menjadi arena baku hantam kekuatan asing, menempatkan keamanan nasional dan stabilitas regional di ujung tanduk. Eskalasi kekerasan ini tak hanya membahayakan personel keamanan, tetapi juga mengancam kehidupan warga sipil dan menghambat upaya panjang Irak untuk pulih dari konflik bertahun-tahun. Pemerintah Irak dihadapkan pada tantangan besar untuk menjaga kedaulatan dan mencegah negaranya terseret lebih dalam ke pusaran konflik yang lebih luas.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook