Perusahaan kecerdasan buatan (AI) pembuat Claude, Anthropic, mengumumkan komitmen besar-besaran dengan menyumbangkan 5 persen sahamnya ke dana publik baru. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran global mengenai dampak teknologi AI terhadap kehidupan sosial dan pasar kerja. Dana yang diberi nama Anthropic Public Benefit Fund ini dirancang unik: porsi saham yang disumbangkan akan terus membesar seiring naiknya nilai valuasi perusahaan.
Dalam keterangan resminya, Anthropic menyebut bahwa untuk setiap kenaikan 50 persen nilai perusahaan, dewan direksi dapat menambahkan 2 persen saham lagi ke dalam dana tersebut. Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini menegaskan bahwa dana tersebut tidak akan digunakan untuk kegiatan lobi politik, melainkan murni untuk kesejahteraan publik. Opsi penyaluran dana mencakup donasi ke organisasi nirlaba hingga distribusi langsung kepada kelompok masyarakat tertentu yang terdampak.
Salah satu fokus utama dana ini adalah mengatasi disrupsi pasar kerja akibat otomatisasi AI. Anthropic menyadari bahwa percepatan teknologi ini bisa mengancam mata pencaharian banyak orang. Sebelumnya, perusahaan telah menggelontorkan 200 juta dolar AS untuk riset isu ini, namun dana baru ini diharapkan mampu mendanai solusi yang lebih berani. Langkah ini dinilai sebagai persiapan strategis menjelang rencana Anthropic melantai di bursa saham AS sebelum akhir 2026, dengan proyeksi valuasi mencapai 2 triliun dolar AS.