DRONE SERANG BASI MILITER, 3 TENTARA TEWAS - Berita Dunia
← Kembali

DRONE SERANG BASI MILITER, 3 TENTARA TEWAS

Foto Berita

Serangan udara tanpa awak (drone) mengguncang sebuah pangkalan militer di Santa Rosa del Sur, Kolombia utara. Akibatnya, tiga prajurit dilaporkan tewas dan sedikitnya 16 orang lainnya mengalami luka-luka. Insiden ini menjadi pukulan terbaru bagi keamanan negara tersebut.

Hingga saat ini, pihak berwenang belum bisa memastikan siapa dalang di balik serangan tersebut. Namun, wilayah Santa Rosa del Sur memang dikenal sebagai zona panas yang kaya akan tambang emas. Kawasan ini kerap menjadi rebutan antara kelompok bersenjata ilegal, seperti Klar Guls (Gulf Clan), Tentara Pembebasan Nasional (ELN), hingga faksi sisa-sisa FARC.

Rekaman amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap tebal membumbung tinggi setelah tiga ledakan terdengar. Terlihat pula prajurit berusaha berlindung di balik tumpukan karung pasir. Presiden Abelardo de la Espriella langsung angkat bicara. Melalui platform X, ia menegaskan bahwa para pelaku tidak akan punya tempat untuk bersembunyi. "Setiap serangan terhadap prajurit kami hanya akan memperkuat tekad kami untuk membela Kolombia," tegasnya.

Sejak de la Espriella menjabat pada Agustus lalu, pendekatan pemerintah memang berubah drastis menjadi lebih konfrontatif. Ia membatalkan perundingan damai dengan kelompok pemberontak dan meningkatkan operasi militer, termasuk penempatan pasukan di kota-kota besar dan pembentukan gugus tugas khusus untuk melindungi aset strategis seperti pipa minyak.

Data dari ACLED mencatat eskalasi kekerasan yang signifikan. Dalam empat minggu terakhir hingga 16 Oktober, terjadi 34 serangan bom atau bahan peledak di Kolombia, naik 9 persen dibandingkan rata-rata tahun lalu. Pemerintah menuduh kelompok bersenjata memanfaatkan gencatan senjata era sebelumnya untuk memperkuat cengkeraman mereka di pedesaan, termasuk memungut pajak ilegal dan menguasai jalur narkotika.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook