Insiden nahas menimpa operasi pemadaman kebakaran hutan di Yunani. Dua helikopter Bell yang sedang bertugas saling bertabrakan di udara, menewaskan dua kru, Minggu (30/6/2025).
Korban tewas adalah pilot asal Denmark dan petugas penghubung dinas pemadam kebakaran Yunani. Sementara itu, pilot asal Inggris dan koordinator Yunani lainnya yang berada di helikopter kedua selamat dengan luka ringan. Rekaman video memperlihatkan momen helikopter pertama menghantam baling-baling helikopter lain, yang kemudian meledak dan jatuh ke jurang. Helikopter kedua berhasil melakukan pendaratan darurat.
Kecelakaan terjadi sekitar 65 kilometer barat Athena, di perbatasan Attica-Boeotia. Kedua helikopter disewa dari perusahaan Australia, McDermott Aviation, dan sedang berupaya menjinakkan api yang membakar lahan luas. Akibat insiden ini, seluruh helikopter Bell di Yunani untuk sementara dilarang terbang (grounded) mengikuti protokol keselamatan.
Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis, menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan ini. "Kehilangan ini memenuhi kita semua dengan kesedihan," tulisnya di platform X. Operasi pemadaman sendiri masih terus berlanjut dengan menggunakan helikopter Erickson Air-Crane, Chinook, dan pesawat pengebom air Canadair.
Analisis: Insiden ini menjadi alarm keras bagi operasi penerbangan dalam kondisi ekstrem. Kebakaran hutan yang melanda Eropa selatan akibat gelombang panas ekstrem memaksa negara-negara mengerahkan armada udara secara masif. Tabrakan ini menunjukkan risiko besar koordinasi penerbangan di area asap tebal dan medan sulit. Selain itu, ketergantungan pada pilot dan pesawat sewaan swasta internasional juga menyoroti perlunya standar keselamatan dan prosedur komunikasi yang lebih ketat.