WFP POTONG BANTUAN PANGAN, PENGUNGSI PALESTINA TERANCAM KELAPARAN - Berita Dunia
← Kembali

WFP POTONG BANTUAN PANGAN, PENGUNGSI PALESTINA TERANCAM KELAPARAN

Foto Berita

Krisis kemanusiaan di Tepi Barat semakin memburuk. Badan Pangan Dunia (WFP) resmi memangkas bantuan pangan hingga 50 persen sejak September 2025 akibat keterbatasan dana dari para donatur internasional. Kebijakan ini berdampak fatal bagi ratusan ribu pengungsi Palestina yang sudah kehilangan tempat tinggal akibat operasi militer Israel.

Data WFP menunjukkan sekitar 900.000 orang di Tepi Barat kini mengalami kerawanan pangan. Ironisnya, kebutuhan pangan justru melonjak lebih dari dua kali lipat sejak konflik Gaza meletus pada 2023. Banyak keluarga pengungsi, seperti Fawza Awad (75), terpaksa bertahan hidup tanpa bantuan apa pun selama lima bulan terakhir. Fawza, yang menderita asma dan hipertensi, kini kesulitan membiayai pengobatan bulanan sebesar 200 shekel (sekitar Rp900 ribu) tanpa penghasilan.

Kondisi serupa dialami Rabab Qasim (47) dan keluarganya yang mengungsi di gedung sekolah al-Muwahhad, Tulkarem. Mereka menempati ruangan sempit berukuran 30 meter persegi tanpa sumber penghasilan. Sejak bantuan dipotong tiga bulan lalu, keluarga ini benar-benar tidak menerima pasokan makanan. Mereka bergantung pada sisa-sisa bantuan yang tidak lagi datang.

Analisis dampak: Pemangkasan bantuan ini berpotensi memicu krisis gizi akut, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak. Tanpa intervensi darurat, situasi ini bisa berujung pada kelaparan massal dan memperparah ketegangan sosial di wilayah tersebut. Masyarakat internasional didesak untuk segera menggelontorkan dana tambahan guna mencegah bencana kemanusiaan yang lebih luas.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook