MIMPI SARJANA TUNISIA HANCUR, PROTES JALAN KAKI 300 KM - Berita Dunia
← Kembali

MIMPI SARJANA TUNISIA HANCUR, PROTES JALAN KAKI 300 KM

Foto Berita

Krisis ekonomi yang berkepanjangan di Tunisia telah memukul kaum muda terdidik. Ribuan lulusan universitas kini terjebak dalam pusaran pengangguran, memaksa mereka menempuh langkah ekstrem untuk menyuarakan nasibnya. Cherine Ghanmi, seorang sarjana lulusan 2012 asal Sidi Bou Zid, mengungkapkan keputusasaannya. Alih-alih mengangkat derajat keluarga dari kemiskinan, ia justru masih bergantung pada orang tua karena tak kunjung mendapat pekerjaan.

Kekecewaan ini memicu aksi 'Pawai Martabat'. Sejak 27 September, puluhan hingga lebih dari 120 orang berjalan kaki sejauh 300 kilometer dari wilayah tengah menuju Ibu Kota Tunis. Mereka menuntut realisasi janji penyerapan tenaga kerja di sektor publik. Namun, perjalanan tersebut terhenti di Borj Cedria pada 6 Oktober setelah polisi memblokir langkah mereka untuk melanjutkan aksi secara berkelompok menuju Istana Kepresidenan.

Analisis Singkat: Fenomena ini menjadi alarm bagi pemerintah Presiden Kais Saied. Bukan hanya soal lapangan kerja, tetapi juga soal kepercayaan publik yang mulai runtuh. Gelombang protes yang dipimpin serikat buruh (UGTT) pada 17 Oktober lalu menunjukkan bahwa krisis ekonomi telah merembet menjadi krisis politik dan sosial. Jika janji kesejahteraan tidak segera diwujudkan, Tunisia berisiko menghadapi ketidakstabilan yang lebih luas, mengingat sejarah negara ini sebagai pemicu Arab Spring.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook