Los Angeles Lakers makin mantap di musim reguler NBA! Dipimpin performa memukau LeBron James, tim ini berhasil menumbangkan Washington Wizards 120-101 dalam laga yang berlangsung Senin malam waktu setempat. Kemenangan ini tak hanya menjadi yang ke-49 bagi Lakers musim ini, tapi juga mengukir sejarah baru bagi Sang Raja, LeBron James, yang sukses menyamai rekor legenda Kareem Abdul-Jabbar sebagai pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak sepanjang sejarah NBA.
Dalam pertandingan sengit tersebut, LeBron James tampil superior dengan mencetak triple-double ketiganya musim ini, sekaligus yang ke-125 di musim reguler sepanjang kariernya, dengan raihan 21 poin, 12 assist, dan 10 rebound. Tak hanya itu, kemenangan kali ini adalah yang ke-1.228 bagi LeBron sepanjang kariernya, termasuk babak playoff, sebuah angka yang kini setara dengan torehan Abdul-Jabbar yang legendaris. Austin Reaves juga menunjukkan performa ciamik dengan menyumbang 19 poin dan 9 assist, menjadi tandem solid bagi LeBron di lapangan. Meski sempat tertinggal satu angka di kuarter pertama, Lakers bangkit dengan ganas, menutup paruh pertama dengan unggul 21 poin setelah melesat 38-13.
Performa on fire ini menegaskan tren positif Lakers yang kini mengemas 12 kemenangan dari 13 pertandingan terakhir mereka. Momentum ini sangat krusial di tengah persaingan ketat menuju babak playoff. Sayangnya, meski Lakers berhasil memetik kemenangan, mereka belum bisa mengunci tiket ke babak postseason atau gelar juara Divisi Pasifik malam itu, lantaran Phoenix Suns juga memenangkan pertandingan melawan Memphis Grizzlies dengan skor 131-105.
Sementara itu, bagi Washington Wizards, kekalahan ini menambah panjang daftar keterpurukan mereka. Tim yang dipimpin oleh Will Riley dengan 20 poin dan Justin Champagnie dengan 18 poin itu kini menelan kekalahan ke-19 dari 20 pertandingan terakhir. Pencapaian rekor LeBron James ini tentu saja bukan sekadar angka. Ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, menunjukkan konsistensi dan dominasinya selama lebih dari dua dekade di liga basket paling bergengsi di dunia.