Jakarta - Girl group K-Pop Le Sserafim memilih cara langka untuk menghadapi keretakan di antara personelnya. Lewat lagu berjudul 'Need Your Company', mereka secara terbuka mengakui adanya gesekan dan masalah komunikasi internal yang sempat mengganggu hubungan mereka.
Huh Yunjin, anggota yang lahir di New York, mengungkapkan lagu tersebut lahir dari perasaan rumit saat ingin dekat dengan rekan satu grup, Kim Chaewon, tetapi sulit untuk mengakuinya. Keraguan sempat menghantui Yunjin, seperti apakah ia satu-satunya yang ingin menjalin hubungan akrab atau justru Chaewon tidak berkomitmen pada pertemanan mereka.
Chaewon yang saat ini tengah memulihkan cedera leher menegaskan bahwa lirik lagu itu lebih mencerminkan perbedaan karakter dan proses penyesuaian, bukan pertengkaran pribadi. "Terkadang mengatakan 'kamu menyakitiku' terdengar kasar, tapi itu juga berarti aku cukup peduli pada hubungan ini hingga ingin semuanya membaik," jelas Yunjin dalam catatan album.
Hasil dari komunikasi terbuka ini justru membawa mereka semakin dekat. Keduanya bahkan nekat melakukan bungee jumping setinggi 233 meter dari Menara Macau, China, sebagai simbol rekonsiliasi. Langkah ini menjadi antitesis dari kisah klasik perpecahan grup musik seperti Oasis atau All Saints yang berakhir dengan permusuhan.
Analisis: Keberanian Le Sserafim membahas konflik internal secara jujur menjadi angin segar di industri K-Pop yang seringkali menampilkan citra sempurna. Langkah ini tidak hanya memperkuat ikatan antar anggota, tetapi juga memberikan pelajaran berharga tentang manajemen konflik dan kedewasaan emosional bagi penggemar muda. Di tengah kampanye kebencian daring yang sempat menjatuhkan mental personel, sikap transparan ini justru membangun koneksi yang lebih autentik dengan publik.