ALIANSI NETANYAHU: MIMPI DI SIANG BOLONG ISRAEL? - Berita Dunia
← Kembali

ALIANSI NETANYAHU: MIMPI DI SIANG BOLONG ISRAEL?

Foto Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melontarkan gagasan pembentukan "hexagon of alliances" atau aliansi segi enam. Rencana ini digadang-gadang untuk melawan poros "radikal" di Timur Tengah, namun justru menuai keraguan mendalam dari para analis.

Netanyahu menyebut Israel, India, Yunani, dan Siprus sebagai bakal anggota, ditambah negara-negara Arab, Afrika, dan Asia yang tak disebut namanya. Tujuannya adalah menyatukan kekuatan melawan ancaman yang ia sebut radikal, baik dari poros Syiah maupun Sunni.

Namun, para pengamat justru menyebut ide Netanyahu ini sebagai "dunia fantasi" atau sekadar upaya pencitraan. Alasannya kuat: tak ada satu pun negara yang secara terbuka mendukung rencana ini, apalagi menyetujui pembagian wilayah berdasar sektarian. Yunani dan Siprus, dua negara yang disebut Netanyahu, adalah anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Ini berarti mereka wajib menangkap Netanyahu jika ia menginjakkan kaki di sana, mengingat adanya surat perintah penangkapan ICC atas tuduhan kejahatan perang di Gaza.

Realita di lapangan juga jauh dari bayangan aliansi. Israel justru semakin terisolasi secara global menyusul konflik berkepanjangan di Gaza dan serangkaian serangan ke berbagai negara di kawasan. Ini termasuk serangannya terhadap Palestina, Iran, Lebanon, Suriah, dan Yaman. Ancaman yang dilayangkan Israel terhadap Mesir, Turki, Arab Saudi, Irak, dan Yordania juga memperburuk hubungan, membuat gagasan aliansi ini kian tidak masuk akal.

Secara keseluruhan, proposal Netanyahu ini diyakini lebih sebagai strategi politik untuk mengalihkan perhatian dari isolasi yang dialami Israel dan krisis domestik yang dihadapinya, daripada sebuah rencana diplomatik yang realistis dan akan terwujud.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook