SPANYOL-ITALIA AKHIRI KRISIS PERBATASAN - Berita Dunia
← Kembali

SPANYOL-ITALIA AKHIRI KRISIS PERBATASAN

Foto Berita

Italia dan Spanyol akhirnya sepakat membuka kembali perbatasan bagi warga masing-masing setelah sempat 'perang dingin' selama tiga bulan. Kesepakatan ini diambil setelah Menteri Dalam Negeri kedua negara, Matteo Piantedosi dan Fernando Grande-Marlaska, melakukan pembicaraan via telepon pada Kamis lalu.

Krisis ini bermula dari insiden migran besar-besaran di Ceuta, wilayah Spanyol di Afrika Utara. Lebih dari 70.000 orang menyeberang secara ilegal dari Maroko pada akhir Juli lalu, memicu kekhawatiran keamanan di Uni Eropa. Melihat gelombang tersebut, Italia yang dipimpin pemerintahan sayap kanan langsung menangguhkan perjanjian Schengen dengan Spanyol pada 31 Juli. Mereka khawatir migran yang masuk ke Ceuta bisa melanjutkan perjalanan ke Italia.

Spanyol tidak terima dan membalas dengan kebijakan serupa, menyebut tindakan Italia sebagai 'tidak adil dan diskriminatif'. Kini, ketegangan mereda setelah Perdana Menteri Giorgia Meloni dan Pedro Sanchez bertemu di sela-sela KTT Dewan Eropa. Kedua negara setuju mencabut suspensi perbatasan dan memperkuat berbagi informasi demi keamanan kawasan Schengen.

Meski demikian, dampak sosial masih terasa. Ribuan migran, termasuk anak-anak tanpa pendamping, masih bertahan di Ceuta dalam kondisi memprihatinkan. Isu ini juga memanaskan suhu politik Spanyol menjelang pemilu November, di mana oposisi menuduh PM Sanchez terlalu lunak terhadap imigrasi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook