KLAIM KHAMENEI TEWAS! PRESIDEN IRAN ANCAM KAWASAN MEMBARA! - Berita Dunia
← Kembali

KLAIM KHAMENEI TEWAS! PRESIDEN IRAN ANCAM KAWASAN MEMBARA!

Foto Berita

Kondisi Timur Tengah kembali memanas! Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, melontarkan peringatan keras kepada negara-negara tetangga. Ia mendesak agar wilayah mereka tidak dimanfaatkan oleh “musuh-musuh” Iran, khususnya Amerika Serikat dan Israel, untuk melancarkan operasi militer.

Pezeshkian menegaskan lewat platform X pada Sabtu, “Kami sudah berkali-kali sampaikan bahwa Iran tidak akan melancarkan serangan pendahuluan. Namun, kami akan membalas dengan sangat kuat jika infrastruktur atau pusat ekonomi kami menjadi sasaran.” Lebih lanjut, ia berpesan kepada negara-negara di kawasan, “Jika kalian ingin pembangunan dan keamanan, jangan biarkan musuh-musuh kami menjalankan perang dari tanah kalian.”

Pernyataan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga mendesak negara-negara di sekitar Iran untuk menjaga jarak dari Amerika Serikat. Ketegangan ini disebut-sebut bermula dari “perang” yang pecah pada 28 Februari lalu, ketika Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan udara di seluruh Iran. Menurut informasi dari berita yang beredar, insiden ini menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan memicu guncangan global. Sebulan berselang, konflik belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Bahkan, Israel dikabarkan makin gencar melancarkan serangan ke Iran hampir setiap hari, sementara Teheran juga terus menargetkan seteru utamanya serta negara-negara yang memiliki aset militer AS di Timur Tengah.

Serangan-serangan pun terjadi belakangan ini. Di Kuwait, bandara internasional mereka menjadi sasaran beberapa serangan drone pada Sabtu pagi. Insiden ini menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem radar, meski untungnya tak ada korban jiwa. Otoritas penerbangan sipil Kuwait, mengutip kantor berita Kuna, menyebut serangan itu dilakukan oleh Iran dan kelompok-kelompok yang didukungnya.

Situasi serupa juga melanda Uni Emirat Arab. Di Abu Dhabi, puing-puing akibat serangan jatuh di dekat Zona Ekonomi Khalifa, dekat Pelabuhan Khalifa. Enam orang dilaporkan terluka dan fasilitas mengalami kerusakan. Tiga titik api yang muncul akibat puing-puing berhasil dikendalikan. Sementara itu, militer Iran mengklaim telah menyerang depot sistem anti-drone Ukraina di Dubai, UEA, menuduh depot tersebut mendukung pasukan AS yang juga menjadi sasaran. Klaim ini kemudian dibantah oleh Kementerian Luar Negeri Ukraina.

Tidak hanya itu, dua drone juga menyasar Pelabuhan Salalah di Oman, melukai satu orang dan menyebabkan kerusakan minor pada sebuah crane. Pasukan Iran mengklaim menargetkan kapal pendukung militer AS yang berada cukup jauh dari pelabuhan tersebut. Akibat serangan ini, raksasa pelayaran Maersk bahkan menangguhkan operasionalnya di Salalah selama 48 jam. Sirine tanda bahaya juga sempat berulang kali meraung di Bahrain.

Konflik yang terus memanas ini membawa dampak serius bagi stabilitas kawasan. Ancaman Iran terhadap negara tetangga yang menampung pangkalan militer AS bisa memicu gejolak yang lebih besar. Kerusakan infrastruktur vital seperti bandara dan pelabuhan menunjukkan risiko langsung terhadap ekonomi dan keamanan masyarakat. Klaim kematian Pemimpin Tertinggi Iran akibat serangan AS-Israel, jika benar, akan menjadi pemicu eskalasi yang tak terbayangkan dampaknya, menyeret seluruh kawasan ke dalam pusaran perang terbuka yang lebih luas. Ini bukan lagi sekadar ketegangan biasa, melainkan ancaman nyata bagi perdamaian global yang membutuhkan perhatian serius dari komunitas internasional.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook