PUTIN SETUJU JEDA SERANG KYIV SEMINGGU? KARENA TRUMP? - Berita Dunia
← Kembali

PUTIN SETUJU JEDA SERANG KYIV SEMINGGU? KARENA TRUMP?

Foto Berita

Kabar mengejutkan datang dari medan perang Ukraina. Presiden Volodymyr Zelenskyy menantikan implementasi kesepakatan untuk menghentikan serangan Rusia ke Kyiv dan kota-kota lain selama seminggu penuh. Jeda ini kabarnya dipicu oleh cuaca dingin ekstrem dan klaim mediasi dari mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Benarkah konflik berdarah ini akan jeda?

Zelenskyy mengumumkan bahwa timnya telah membahas kesepakatan ini di Uni Emirat Arab dan secara terang-terangan mengharapkan Rusia mematuhi perjanjian tersebut. Baginya, langkah de-eskalasi semacam ini adalah kontribusi nyata menuju progres pengakhiran perang yang telah berlangsung selama 1.436 hari.

Sebelumnya, Donald Trump yang mengklaim sebagai orang di balik potensi jeda ini. Ia mengatakan telah secara personal meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menahan diri tidak menyerang Kyiv dan berbagai kota lain di Ukraina selama seminggu, dengan alasan cuaca musim dingin yang sangat membekukan. Putin disebut setuju atas permintaan tersebut.

Meski berita ini membawa secercah harapan bagi warga sipil yang terus-menerus menghadapi ancaman serangan, banyak pihak mempertanyakan sejauh mana klaim Trump dapat dipercaya, mengingat ia saat ini tidak lagi menjabat sebagai kepala negara. Apakah kesepakatan ini murni didasari alasan kemanusiaan karena cuaca, atau ada kalkulasi politik lain di balik layar? Publik tentu menanti bukti nyata dari jeda serangan di tengah kerasnya musim dingin Ukraina.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook