IBU BARU BERJUANG, BAYI SAKIT DI PENGUNGSIAN PERANG - Berita Dunia
← Kembali

IBU BARU BERJUANG, BAYI SAKIT DI PENGUNGSIAN PERANG

Foto Berita

Kisah pilu menyelimuti Lebanon Selatan. Hawraa Houmani, seorang ibu berusia 29 tahun, harus melarikan diri dari desanya saat hamil sembilan bulan. Gempuran serangan udara Israel lah yang memaksa ia dan banyak warga lain mengungsi. Kini, dengan bayi Ali yang baru lahir, Hawraa berjuang mati-matian mencari perawatan medis yang layak di tengah keterbatasan tempat pengungsian, sebuah sekolah di Beirut.

Apa yang dialami Hawraa dan bayi Ali menjadi gambaran nyata dampak konflik bersenjata terhadap warga sipil. Ibu baru dan bayi, kelompok paling rentan, harus menanggung akibatnya. Di tengah hiruk pikuk pengungsian, akses terhadap layanan kesehatan esensial seperti pemeriksaan pasca-melahirkan atau imunisasi bagi bayi, jadi sangat sulit didapat. Banyak laporan dari lembaga kemanusiaan juga menyoroti krisis serupa di berbagai zona konflik; fasilitas medis rusak, tak terjangkau, dan pasokan obat-obatan menipis. Kondisi ini bukan hanya membahayakan nyawa, tapi juga meninggalkan trauma mendalam. Kisah Ali dan ibunya adalah pengingat pahit tentang pentingnya perlindungan sipil dan jaminan akses kemanusiaan di tengah kancah perang.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook