Polisi di Jenewa, Swiss, melancarkan gas air mata dan water cannon untuk membubarkan demonstran anti-G7 yang ricuh pada malam sebelum pertemuan puncak tiga hari dimulai. Aksi yang digerakkan kelompok 'No-G7' ini memicu bentrokan di jalanan kota.
Pertemuan G7 sendiri akan berlangsung di Evian-les-Bains, Prancis, pada 15-17 Juni. Ini menjadi forum internasional besar pertama setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang terhadap Iran sejak akhir Februari lalu.
Analisis: Protes ini menunjukkan gelombang ketidakpuasan global terhadap kebijakan negara-negara industri besar, terutama terkait perang dan ketimpangan ekonomi. Dalam konteks perang AS-Israel di Iran, aksi ini menjadi simbol perlawanan publik terhadap agenda G7 yang dianggap mendukung konflik. Media lain mencatat, polisi telah menyita bahan peledak rakitan di lokasi protes, mengindikasikan potensi eskalasi keamanan yang serius.