SWISS SETOP EKSPOR SENJATA KE AS: PERANG IRAN JADI ALASAN. - Berita Dunia
← Kembali

SWISS SETOP EKSPOR SENJATA KE AS: PERANG IRAN JADI ALASAN.

Foto Berita

Pemerintah Swiss mengambil langkah tegas dengan menghentikan izin ekspor materi perang ke Amerika Serikat. Keputusan ini diambil karena perang yang berkecamuk di Iran, di mana Swiss ingin tetap berpegang teguh pada prinsip netralitasnya yang sudah berjalan lama. Pengumuman ini dirilis pada Jumat, dan disebutkan bahwa sejak perang di Iran dimulai pada 28 Februari lalu, Swiss tidak lagi mengeluarkan izin ekspor baru ke AS.

Perang yang melibatkan AS dan Israel di Iran ini telah berlangsung hampir tiga minggu, memicu krisis kemanusiaan yang memburuk di Timur Tengah serta mendongkrak harga energi global. Konsistensi Swiss dalam menjaga netralitasnya juga terlihat dari langkah sebelumnya, yaitu menutup wilayah udaranya untuk penerbangan militer AS yang berkaitan langsung dengan konflik Iran. Bahkan, akhir pekan lalu, Swiss menolak dua permintaan izin terbang AS terkait perang Iran, meskipun mengizinkan tiga permintaan lainnya, semua atas dasar hukum netralitas Swiss.

Sebuah undang-undang federal Swiss yang disetujui pada tahun 1996 mengatur bahwa impor, ekspor, dan transit materi perang memerlukan izin khusus berdasarkan prinsip hak asasi manusia dan netralitas. Sebagai informasi, AS adalah importir senjata terbesar kedua dari Swiss tahun lalu, dengan nilai penjualan mencapai 119 juta dolar AS. Penyetopan ini tentu akan berdampak, setidaknya secara simbolis, terhadap pasokan militer AS meskipun AS sendiri merupakan produsen senjata besar.

Keputusan Swiss ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Swiss juga pernah menghalangi negara-negara sekutu untuk mengirim peralatan buatan Swiss ke Ukraina yang sedang berperang melawan invasi Rusia sejak 2022. Pada invasi Irak oleh AS oleh AS tahun 2003, Swiss juga memberlakukan larangan terbang di wilayah udaranya dan ekspor senjata ke negara-negara yang terlibat perang, meski kemudian dicabut. Langkah ini menegaskan kembali komitmen Swiss terhadap kebijakan luar negeri yang tidak memihak, dan ini bisa menjadi sinyal diplomatik bagi negara-negara yang terlibat konflik untuk lebih serius mencari solusi damai, mengingat dampak global dari konflik yang terus meluas.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook