London – Tim kriket putri India akhirnya menorehkan sejarah manis di stadion legendaris Lord's, London. Setelah penantian selama setengah abad, mereka berhasil memenangkan pertandingan Test perdana yang digelar di venue bersejarah tersebut.
Dalam pertandingan yang berlangsung selama empat hari, India sukses membungkam Inggris dengan skor telak 270 run. Kemenangan ini menjadi yang terbesar bagi tim tamu dalam sejarah Test kriket putri melawan Inggris, sekaligus menjadi kemenangan keempat terbesar dalam format ini secara keseluruhan.
Momen puncak terjadi saat pemain spin asal India utara, Sneh Rana, berhasil memecahkan pertahanan Sophie Ecclestone. Bola yang dilepaskan Rana berhasil mengenai gawang, menutup babak Inggris dengan skor 186. Kemenangan ini langsung disambut dengan selebrasi haru oleh para pemain India.
Yang membuat kemenangan ini begitu spesial adalah maknanya bagi sejarah kriket putri India. Lima puluh tahun setelah tim putri India memainkan seri internasional pertama mereka, Harmanpreet Kaur dan kawan-kawan akhirnya menjadi tim India pertama yang memenangkan Test di Lord's. Stadion ini sendiri baru pertama kalinya menggelar pertandingan Test putri, 142 tahun setelah pertama kali menjadi tuan rumah Test putra.
Kapten India, Harmanpreet Kaur, yang kini menjadi kapten tersukses dengan empat kemenangan Test, mengaku sangat emosional. "Bermain di Lord's selalu istimewa. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang mewujudkan pertandingan ini. Semoga kami terus mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain Test dan terus tampil seperti ini," ujarnya dalam wawancara usai pertandingan.
Sejarah juga tercipta di papan kehormatan Lord's. Untuk pertama kalinya, nama-nama pemain putri terpampang di sana. Kranti Gaud, pelempar muda berusia 22 tahun, menjadi perempuan pertama yang namanya masuk dalam papan bowling setelah berhasil mengambil 5 gawang. Sementara itu, Yastika Bhatia juga mencatatkan namanya di papan batting.
Analisis: Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor. Ini adalah simbol kebangkitan kriket putri India yang selama puluhan tahun kurang mendapat perhatian. Minimnya turnamen Test membuat pemain seperti Harmanpreet Kaur hanya tampil delapan kali dalam 17 tahun karirnya. Kemenangan di Lord's ini diharapkan bisa menjadi momentum bagi dewan kriket dunia untuk lebih sering menggelar Test putri. Ini juga menjadi pesan kuat bahwa investasi pada kriket putri, terutama dari daerah-daerah kecil seperti Ghuwara, bisa melahirkan bintang-bintang dunia.