RIO TINTO GELONTORKAN DANA BESAR HADANG KATAK PURBA - Berita Dunia
← Kembali

RIO TINTO GELONTORKAN DANA BESAR HADANG KATAK PURBA

Foto Berita

Raksasa pertambangan Rio Tinto mengambil langkah besar untuk melindungi ekosistem di wilayah Pilbara, Australia Barat. Perusahaan ini menggelontorkan dana sebesar A$28 juta atau sekitar Rp290 miliar untuk membangun zona karantina guna menahan laju invasi katak purba (cane toad) yang beracun.

Meski tidak mengancam operasional tambang bijih besi mereka secara langsung, keberadaan katak ini sangat berbahaya bagi satwa liar setempat karena racunnya bisa mematikan. Proyek ambisius ini melibatkan Curtin University dan akan berjalan selama lima tahun mulai 2027 mendatang.

Strategi utamanya adalah memutus pasokan air bagi katak di area seluas 7.500 kilometer persegi, membentang dari Gurun Sandy Besar hingga Samudra Hindia. Caranya dengan memblokir akses katak ke bendungan, tangki penyimpanan, dan sumber air buatan lainnya yang biasa dipakai untuk peternakan.

Langkah ini juga menjadi upaya pemulihan citra Rio Tinto setelah sebelumnya mendapat kecaman keras karena menghancurkan situs bersejarah suku Aborigin di Pilbara. Kini, perusahaan berupaya membangun kembali kepercayaan masyarakat adat dengan melibatkan mereka dalam perlindungan lingkungan, seperti yang disampaikan oleh Roberta Hunter, seorang ranger di kawasan lindung adat setempat.

Tanpa tindakan cepat, para ahli memperkirakan katak yang didatangkan dari Amerika Selatan pada 1935 ini akan mencapai Pilbara dalam dua dekade ke depan. Kehadiran mereka diprediksi akan mengancam populasi satwa endemik seperti quoll utara, kadal goanna, dan kelelawar hantu.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook