PUTRI THAILAND TUTUP USIA, TINGGALKAN WARISAN HUKUM - Berita Dunia
← Kembali

PUTRI THAILAND TUTUP USIA, TINGGALKAN WARISAN HUKUM

Foto Berita

Putri Bajrakitiyabha Mahidol dari Thailand, putri sulung Raja Maha Vajiralongkorn, meninggal dunia di usia 47 tahun setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Bangkok. Sang putri mengalami koma selama tiga tahun akibat penyakit yang dideritanya, dan mengembuskan napas terakhir pada Kamis malam.

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, dalam pidato televisi menyebut almarhumah sebagai 'kebanggaan Thailand'. Ia memuji dedikasi sang putri dalam membangun masyarakat yang penuh kebaikan, keadilan, dan kesetaraan. Warisan moral ini, kata PM, akan menjadi cahaya penuntun bagi generasi muda Thailand.

Yang membuat sosoknya begitu dekat di hati rakyat adalah kerja nyatanya di bidang hukum dan reformasi peradilan. Lewat kampanye 'Kamlangjai' atau 'Inspire', ia membantu merehabilitasi perempuan narapidana di Thailand sebelum mereka bebas. Analis menilai, karya ini membedakannya dari anggota kerajaan lain yang sering terkesan jauh dari rakyat.

Putri Bajrakitiyabha bukan sekadar bangsawan. Ia lulusan hukum dari Cornell University, pernah menjadi jaksa di Provinsi Udon Thani, duta besar untuk Austria, hingga duta besar PBB untuk Urusan Narkoba dan Kejahatan. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah lahirnya 'Bangkok Rules' pada 2010, aturan PBB tentang perlakuan terhadap perempuan di penjara.

Kematiannya membuka kembali pertanyaan soal suksesi kerajaan. Meski tradisi lebih mengutamakan penerus laki-laki, perubahan konstitusi memungkinkan sang putri menjadi penguasa perempuan pertama Thailand. Kini, tahta kerajaan diwariskan kepada adik laki-lakinya, Pangeran Dipangkorn Rasmijoti yang berusia 21 tahun. Namun, pangeran muda ini jarang tampil di publik, membuat masa depan monarki Thailand semakin penuh teka-teki.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook