Ratusan supermarket di Prancis menjadi korban serangan siber yang membuat suhu lemari pendingin dan freezer mereka naik drastis hingga 50 derajat Celsius. Akibatnya, stok makanan segar dan beku senilai jutaan euro membusuk dan terpaksa dibuang.
Peretas dilaporkan berhasil menguasai perangkat lunak yang mengatur suhu unit pendingin, memaksa suhu naik dalam semalam. Jaringan Coopérative U melaporkan lebih dari 100 tokonya terdampak, sementara Intermarché dan brand Netto mengalami kerugian di setidaknya 300 gerai. Bahkan, sebuah gambar yang beredar menunjukkan freezer es krim di salah satu toko menampilkan suhu 26,5 derajat Celsius.
Dua supermarket di wilayah Alsace saja mencatat kerugian mencapai 270.000 euro, dan total kerugian nasional diprediksi menembus angka jutaan euro. Kejadian ini memicu kekhawatiran serius terhadap keamanan pangan. Komisioner Pangan Eropa, Christophe Hansen, mengecam serangan ini sebagai bentuk 'senjataisasi pangan' yang nyata. Pihak berwenang Prancis telah membuka investigasi atas insiden yang disebut sebagai serangan siber skala besar ini.