ETHIOPIA TUDUH MESIR DAN ERITREA DUKUNG KELOMPOK BERSENJATA - Berita Dunia
← Kembali

ETHIOPIA TUDUH MESIR DAN ERITREA DUKUNG KELOMPOK BERSENJATA

Foto Berita

ADDIS ABABA, Ethiopia — Ketegangan di Tanduk Afrika kembali memanas. Pemerintah Ethiopia di bawah Perdana Menteri Abiy Ahmed menuduh tiga negara tetangga—Eritrea, Sudan, dan Mesir—memberikan dukungan kepada koalisi kelompok bersenjata oposisi yang baru-baru ini kembali berkonfrontasi dengan militer Ethiopia.

Pertempuran yang kembali pecah dalam beberapa hari terakhir memicu kekhawatiran bahwa konflik ini bisa meluas menjadi krisis regional. Tuduhan Addis Ababa terhadap Asmara, Khartoum, dan Kairo ini bukan hal baru—selama puluhan tahun, Ethiopia memang memiliki sejarah panjang saling curiga dengan ketiga negara tersebut.

Sudan dan Mesir langsung membantah terlibat. Namun, eskalasi diplomatik terus berlanjut. Setelah saling melakukan langkah diplomatik, Eritrea dan Ethiopia resmi memutuskan hubungan diplomatik. Situasi ini semakin rumit karena runtuhnya kesepakatan yang sebelumnya mengakhiri perang antara pemerintah Abiy dan kekuatan Tigray hampir empat tahun lalu.

Analisis Dampak: Bagi masyarakat Ethiopia, ketegangan ini berarti ancaman nyata terhadap stabilitas keamanan dan akses bantuan kemanusiaan. Jika konflik meluas, jutaan warga sipil di kawasan Tanduk Afrika berpotensi terdampak, termasuk gelombang pengungsi ke negara tetangga. Selain itu, ketegangan ini juga mengancam jalur perdagangan dan proyek infrastruktur strategis di kawasan.

Para pengamat internasional menilai bahwa akar masalahnya bukan hanya konflik internal Ethiopia, tetapi juga persaingan geopolitik yang lebih besar—terutama terkait sengketa air Sungai Nil dan pengaruh regional antara Ethiopia, Mesir, dan Eritrea. Tanpa mediasi yang efektif, konflik ini berpotensi menjadi perang proksi yang melibatkan kekuatan eksternal.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook