JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan global. Penyanyi pop terkenal, Ariana Grande, memutuskan untuk mundur dari sorotan publik dan membatalkan kontraknya untuk tampil di produksi musikal Broadway di London.
Keputusan ini diambil setelah ia menyelesaikan tur konser 'Eternal Sunshine' yang dijadwalkan berakhir pada 1 September mendatang di London. Perwakilan Ariana mengonfirmasi bahwa pelantun 'Thank U, Next' ini butuh jeda dari hingar-bingar panggung dan tekanan publik yang terus menghantuinya.
Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak, terutama penggemar setianya di Indonesia. Pasalnya, Ariana sebelumnya dijadwalkan tampil dalam revival musikal legendaris karya Stephen Sondheim berjudul 'Sunday in the Park with George' di Barbican, London pada 2027. Namun, tim produksi telah mengonfirmasi pembatalan tersebut dan menyatakan dukungan penuh atas keputusan Ariana.
Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya spekulasi publik mengenai kondisi kesehatan dan penampilan fisik Ariana. Perhatian tersebut semakin tajam setelah perilisan album terbarunya, 'Petal', dua hari lalu. Dalam video klip single utamanya, Ariana bahkan menyindir kritik pedas yang kerap ditujukan padanya denganadegan karakter yang dituduh 'terlalu banyak operasi plastik'.
Perwakilan Ariana menegaskan bahwa penyanyi berusia 33 tahun ini menjalani pertunjukan yang sangat fisik dan membutuhkan atletisitas tinggi. "Dia tampil sehat dan sukses di level yang sangat tinggi setiap malam. Namun, dia butuh istirahat dari pekerjaan di depan publik yang menyebabkan pengawasan tanpa henti," ujar sang perwakilan.
Hingga saat ini, belum ada nama pengganti untuk posisi Ariana dalam musikal tersebut. Para penggemar pun bertanya-tanya, apakah ini akhir dari karir bermusiknya atau hanya jeda sesaat? Yang jelas, keputusan ini menunjukkan bahwa di balik gemerlap panggung, tekanan mental seorang artis bisa sangat berat.