TRUMP KLAIM KESEPAKATAN DENGAN IRAN TANDATANGANI BESOK, TEHERAN BANTAH - Berita Dunia
← Kembali

TRUMP KLAIM KESEPAKATAN DENGAN IRAN TANDATANGANI BESOK, TEHERAN BANTAH

Foto Berita

Washington DC, AS - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dengan Iran akan ditandatangani pada Minggu (20/4). Klaim ini disampaikan Trump melalui akun Truth Social miliknya, yang sontak memicu kebingungan karena pernyataan resmi dari Teheran justru berkata sebaliknya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dengan tegas membantah adanya penandatanganan pada hari tersebut. Melalui kantor berita IRNA, Baghaei menyatakan bahwa para negosiator belum memiliki rencana untuk terbang ke Jenewa, Swiss, dalam waktu dekat. Menurut versi Iran, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) baru bisa terjadi dalam 'beberapa hari ke depan'.

Perbedaan narasi ini bukan yang pertama kali terjadi. Dalam beberapa hari terakhir, Washington dan Teheran kerap saling membantah detail kesepakatan, meskipun kedua pihak sama-sama mengindikasikan bahwa titik temu sudah semakin dekat. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut MoU ini hanyalah titik awal negosiasi soal masa depan program nuklir Iran, dan langsung diikuti dengan penghentian pertempuran sementara.

Trump, di sisi lain, menggambarkan kesepakatan ini sebagai 'Tembok Tanpa Senjata Nuklir' dan menegaskan tidak akan ada uang yang berpindah tangan. Ia juga menyebut akan segera mengamankan 'Debu Nuklir' atau stok uranium Iran. Namun, Iran menegaskan isu pencabutan sanksi dan pembekuan aset baru akan dibahas setelah MoU ditandatangani.

Analisis Dampak: Ketidakjelasan ini menciptakan ketidakpastian di pasar global dan kawasan Timur Tengah. Klaim Trump yang mendadak soal pembukaan Selat Hormuz berpotensi memicu spekulasi harga minyak, sementara bantahan Iran menunjukkan bahwa kepercayaan antara kedua negara masih sangat rapuh. Jika kesepakatan gagal, risiko eskalasi militer baru tetap mengancam stabilitas global.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook