WHISTLEBLOWER BOCORKAN KECURANGAN MANCHESTER CITY - Berita Dunia
← Kembali

WHISTLEBLOWER BOCORKAN KECURANGAN MANCHESTER CITY

Foto Berita

Kisah Rui Pinto, peretas asal Portugal yang membongkar skandal keuangan Manchester City, kini memasuki babak baru. Pria 37 tahun yang menjadi otak di balik situs Football Leaks itu dilaporkan tidak lagi mendapatkan perlindungan saksi. Padahal, dokumen bocorannya menjadi kunci investigasi Liga Premier terhadap Manchester City.

Hasil investigasi mengungkap bahwa City melanggar aturan keuangan selama periode 2009 hingga 2018. Klub berjuluk The Citizens itu dituding menggunakan kontrak komersial palsu untuk menggelembungkan pendapatan hingga lebih dari 900 juta poundsterling atau sekitar Rp18 triliun. Dana tersebut diduga mengalir secara rahasia dari pemilik klub yang berbasis di Abu Dhabi.

Liga Premier menyatakan City juga menggunakan skema akuntansi untuk menyamarkan pelanggaran aturan finansial. Klub asuhan Pep Guardiola itu membantah semua tuduhan dan diperkirakan akan mengajukan banding. Sanksi yang mengancam mulai dari denda hingga degradasi dari Liga Premier.

Lantas, siapa sebenarnya Rui Pinto? Ia adalah peretas otodidak yang lahir di Vila Nova de Gaia, dekat Porto. Pinto mulai dikenal setelah membocorkan dokumen klub-klub Portugal seperti Benfica dan FC Porto. Pada 2015, ia mendirikan Football Leaks dengan nama samaran John untuk membongkar praktik kotor industri sepak bola.

Bocoran Pinto sempat mengguncang dunia. Ia mengungkap gaji Lionel Messi dan Neymar, serta menyeret nama Cristiano Ronaldo dalam kasus dugaan pemerkosaan yang kemudian dibatalkan pengadilan Amerika Serikat. Sepanjang 2016 hingga 2018, Pinto membocorkan lebih dari 70 juta dokumen rahasia ke berbagai media Eropa.

Perjalanan hukum Pinto penuh liku. Ia ditangkap di Budapest pada 2019 dan sempat ditahan hingga 2020. Pada 2023, ia divonis hukuman percobaan empat tahun karena mengakses dokumen secara ilegal. Namun, ia kemudian dibebaskan dari 241 dakwaan lain pada sidang kedua pada April 2026.

Dampak bagi Masyarakat: Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa transparansi keuangan klub sepak bola masih menjadi celah besar. Bagi penggemar sepak bola, bocoran Pinto membuka mata bahwa di balik gemerlap lapangan hijau, ada praktik bisnis yang tidak selalu bersih. Masyarakat juga diingatkan akan pentingnya perlindungan bagi whistleblower yang berani membongkar kejahatan korporasi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook