PEMILIHAN GUBERNUR AS: PERTARUHAN BESAR 36 NEGARA BAGIAN - Berita Dunia
← Kembali

PEMILIHAN GUBERNUR AS: PERTARUHAN BESAR 36 NEGARA BAGIAN

Foto Berita

Pemilihan umum sela (midterm) Amerika Serikat tahun ini bukan cuma soal perebutan kursi Kongres. Ada pertarungan sengit di tingkat negara bagian yang bakal menentukan arah kebijakan publik Negeri Paman Sam. Sebanyak 36 negara bagian menggelar pemilihan gubernur, posisi eksekutif tertinggi di level lokal yang punya kuasa besar.

Yang bikin pemilu kali ini spesial: hampir separuh kursi gubernur yang diperebutkan tidak punya petahana. Tercatat 19 posisi gubernur lowong karena sang pejabat sudah habis masa jabatan atau memilih tidak maju lagi. Contohnya Gubernur California Gavin Newsom yang terkena batas periode, dan Gubernur Iowa Kim Reynolds yang memutuskan pensiun dari bursa. Pergantian massal ini membuka peluang besar bagi wajah-wajah baru untuk mengubah haluan kebijakan di negara bagian masing-masing.

Kenapa kursi gubernur ini krusial? Gubernur punya kendali penuh atas jalannya pemerintahan daerah. Mereka menyusun anggaran, menunjuk pejabat tinggi, mengarahkan instansi dalam menegakkan hukum, hingga menerbitkan perintah eksekutif. Tidak hanya itu, gubernur juga punya hak veto atau mengesahkan RUU yang lolos dari parlemen negara bagian.

Salah satu isu paling panas yang jadi sorotan adalah hak reproduksi. Sejak Mahkamah Agung AS membatalkan putusan Roe v. Wade pada 2022, kewenangan mengatur aborsi resmi diserahkan ke masing-masing negara bagian. Beberapa gubernur yang pro-hak aborsi memanfaatkan perintah eksekutif untuk melindungi penyedia layanan dan pasien dari larangan ketat, terutama di negara bagian yang parlemennya berseberangan.

Selain itu, gubernur juga berpengaruh besar pada administrasi pemilu. Di beberapa negara bagian, gubernur berwenang menunjuk pejabat penyelenggara pemilu atau mengubah aturan voting lewat veto dan pengesahan undang-undang. Mereka juga jadi jembatan antara negara bagian dan pemerintah federal, mulai dari negosiasi anggaran hingga menggugat kebijakan Washington di pengadilan.

Analisis Dampak: Pergantian kepemimpinan di 36 negara bagian ini bukan sekadar rotasi jabatan. Bagi masyarakat AS, hasil pemilihan gubernur akan langsung terasa pada akses layanan kesehatan reproduksi, aturan pemilu, hingga implementasi program bantuan federal. Di level global, perubahan komposisi gubernur bisa mempengaruhi stabilitas politik AS menjelang pemilihan presiden 2024, terutama jika negara bagian yang dikuasai partai berbeda dengan Gedung Putih memilih jalur konfrontasi.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook