Angkatan Udara Yordania melancarkan serangkaian serangan udara ke wilayah selatan Suriah. Aksi ini merupakan balasan langsung atas insiden penembakan di gereja Karak pada Jumat lalu yang menewaskan sembilan orang.
Otoritas Suriah melaporkan bahwa serangan tersebut menimbulkan korban jiwa, termasuk di antaranya anak-anak, di kawasan pedesaan Deraa. Eskalasi militer ini menambah ketegangan di perbatasan kedua negara yang selama ini menjadi jalur penyelundupan dan aktivitas kelompok bersenjata.
Dampak bagi masyarakat sipil di Deraa dipastikan semakin memburuk. Warga kini menghadapi ancaman ganda: sisa-sisa konflik internal Suriah dan serangan udara lintas batas dari negara tetangga. Situasi ini berpotensi memicu gelombang pengungsian baru di wilayah perbatasan yang sudah rentan.