KARACHI BERDUKA! PULUHAN TEWAS TERJEBAK DI MAL TERBAKAR - Berita Dunia
← Kembali

KARACHI BERDUKA! PULUHAN TEWAS TERJEBAK DI MAL TERBAKAR

Foto Berita

Petugas penyelamat dan tim pencari masih terus berjuang di Gul Plaza Shopping Centre pada Kamis, menyisir reruntuhan untuk menemukan lebih dari 80 orang yang dilaporkan masih hilang sejak kebakaran pada Sabtu lalu. Kompleks komersial yang padat itu kini menjadi saksi bisu tragedi.

Syed Asad Raza, Wakil Inspektur Jenderal Karachi Selatan, menjelaskan kepada harian Dawn bahwa 30 jenazah tersebut ditemukan di sebuah toko di lantai mezanin, yang diidentifikasi sebagai "Dubai Crockery". Menurut Javed Nabi Khoso, Wakil Komisaris Karachi Selatan, para korban diduga mengunci diri di dalam toko tersebut dalam upaya melindungi diri dari api. Laporan media lokal menyebutkan, mereka mencari perlindungan di sana setelah terjadi kepanikan dan desak-desakan hebat di mal tersebut saat api mulai berkobar.

Dengan penemuan terbaru ini, perkiraan total korban tewas mencapai 61. Namun, angka pasti akan dikonfirmasi setelah proses analisis DNA selesai. Tim terus mengumpulkan sampel dari jasad yang ditemukan untuk identifikasi, dan pejabat memperingatkan bahwa jumlah korban bisa saja terus bertambah.

Gubernur Sindh, Murad Ali Shah, menyatakan duka mendalam atas melonjaknya angka kematian dan memerintahkan agar pengangkatan puing-puing dihentikan sementara hingga semua jasad berhasil ditemukan. Lebih dari 50 keluarga telah menyerahkan sampel DNA untuk membantu proses identifikasi. "Kami akan menyerahkan jenazah kepada keluarga setelah sampel DNA cocok," kata Summaiya Syed, pejabat kesehatan provinsi, di luar kamar mayat Rumah Sakit Sipil Karachi.

Keluarga korban hilang melampiaskan kekecewaan atas lambatnya operasi penyelamatan di kompleks tiga lantai itu. Faraz Ali, yang kehilangan ayah dan adiknya berusia 26 tahun di dalam mal, berharap jasad anggota keluarganya bisa segera ditemukan dan diserahkan agar mereka bisa mendapatkan sedikit ketenangan dan mengucapkan selamat tinggal terakhir.

Sementara itu, Ketua Komite Penyelidikan, Syed Hassan Naqvi, yang ditunjuk pemerintah Sindh untuk mengusut kebakaran ini, mengunjungi lokasi kejadian pada Rabu. Ia menyatakan bahwa standar keamanan kebakaran di mal tersebut tidak memenuhi standar internasional. Hingga kini, belum ada penyebab spesifik kebakaran yang diumumkan. Karachi sendiri memiliki sejarah panjang kebakaran mematikan yang kerap dikaitkan dengan buruknya standar keselamatan dan konstruksi ilegal, meskipun kebakaran dengan jumlah korban setinggi ini terbilang jarang.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook