LAGA PAMUNGKAS DESCHAMPS & MBAPPE BURU REKOR - Berita Dunia
← Kembali

LAGA PAMUNGKAS DESCHAMPS & MBAPPE BURU REKOR

Foto Berita

Prancis dan Inggris akan saling berhadapan dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, Sabtu (30/7) waktu setempat. Laga ini menjadi duel pelipur lara setelah kedua tim gagal total di semifinal. Prancis dihajar Spanyol 2-0, sementara Inggris tumbang 2-1 dari Argentina.

Buat para pemain, laga ini mungkin terasa seperti tugas yang tidak diinginkan. Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, blak-blakan mengakui, "Tak satu pun dari pemain ini ingin main. Mereka ingin main di final. Kami sudah memberikan segalanya." Situasi ini wajar mengingat turnamen edisi 2026 yang diikuti 48 tim membuat jadwal semakin padat dan menguras fisik serta mental.

Meski begitu, laga ini punya dua magnet besar. Pertama, ini jadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Prancis setelah 14 tahun membesut Les Bleus. Pria 57 tahun itu pamit dengan prestasi mentereng: juara dunia 2018, runner-up 2022, dan tiga kali semifinal beruntun. Para pemain punya misi khusus untuk memberikan kemenangan perpisahan yang manis.

Kedua, Kylian Mbappe punya misi pribadi mengejar sejarah. Striker 27 tahun itu sudah mengoleksi 8 gol di turnamen ini dan total 20 gol sepanjang karier Piala Dunia. Ia bersaing ketat dengan Lionel Messi (Argentina) yang memuncaki daftar pencetak gol dengan 8 gol dan 4 assist, plus rekor sepanjang masa 21 gol. Laga ini bisa jadi panggung Mbappe untuk menyabet Sepatu Emas dan memecahkan rekor Messi.

Dari kubu Inggris, Harry Kane dan Jude Bellingham juga punya peluang tipis merebut Sepatu Emas dengan koleksi 6 gol. Tuchel kemungkinan besar akan merotasi pemain, memberikan kesempatan bagi pemain lapis kedua yang jarang tampil. Bagi mereka, ini adalah ajang unjuk gigi terakhir di panggung dunia.

Sebagai informasi tambahan, tim yang finis di posisi ketiga berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar 2 juta dolar AS lebih banyak dibandingkan peringkat keempat. Meski bukan trofi utama, uang tersebut tetap menjadi motivasi tambahan bagi federasi sepak bola kedua negara.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook