Insiden menegangkan kembali terjadi di perairan Timur Tengah. Sebuah kapal tanker minyak milik Petro Dolphin dilaporkan menjadi sasaran serangan drone di lepas pantai Oman, tepatnya di kawasan strategis Selat Hormuz. Akibat serangan tersebut, asap hitam pekat terlihat membubung tinggi dari badan kapal.
Dampak dari serangan ini cukup fatal. Dua orang pelaut berkebangsaan India dilaporkan hilang setelah insiden tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klaim resmi dari pihak mana pun mengenai siapa dalang di balik serangan ini, namun tensi geopolitik di kawasan tersebut dipastikan kembali memanas.
Analisis & Dampak: Selat Hormuz adalah jalur pelayaran paling vital di dunia, di mana sekitar 20% pasokan minyak global melewati wilayah ini. Serangan terhadap tanker tidak hanya mengancam keselamatan awak kapal, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas harga minyak dunia. Bagi masyarakat global, eskalasi ini bisa memicu kenaikan harga bahan bakar dan biaya logistik jika jalur pelayaran ini dianggap tidak aman. Selain itu, keselamatan pelaut internasional menjadi taruhan utama dalam konflik proksi yang sering terjadi di perairan tersebut.