Kasus kekerasan terhadap anak kembali mengguncang Amerika Serikat. Sepasang suami istri di California menghadapi dakwaan serius setelah diduga melakukan penganiayaan terhadap sedikitnya 14 anak yang lahir melalui program surogasi (ibu pengganti). Korban yang ditemukan di sebuah rumah mewah di Pasadena ini bahkan ada yang masih berusia sangat muda, yaitu dua bulan.
Pihak Kejaksaan Distrik Los Angeles tidak main-main dalam menangani kasus ini. Mereka menyebut lokasi penemuan para korban sebagai 'Rumah Horor' (House of Horrors). Pasangan tersebut juga dijerat dengan pasal tambahan karena berusaha mempengaruhi saksi (dissuading a witness). Dalam sidang di pengadilan Pasadena, keduanya mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan tersebut.
Analisis Dampak: Kasus ini menyoroti celah regulasi dalam industri surogasi komersial yang seringkali abu-abu secara hukum. Bagi masyarakat luas, ini menjadi peringatan keras tentang pentingnya pengawasan ketat terhadap hak asasi anak, bahkan ketika mereka lahir melalui kontrak komersial. Skandal ini diperkirakan akan memicu perdebatan politik di California mengenai perlindungan hukum bagi bayi-bayi yang lahir dari ibu pengganti, serta memperketat seleksi orang tua angkat.