Barcelona menelan kekalahan pahit 2-1 dari tetangga sekota, Girona, dalam laga La Liga terbaru. Hasil ini membuat Blaugrana gagal menggeser Real Madrid dari puncak klasemen, kini terpaut dua poin di posisi kedua.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak kedua bagi Barca dalam kurang dari seminggu, setelah sebelumnya dihajar Atletico Madrid 4-0 di ajang Copa del Rey. Situasi ini pun memicu tanda tanya besar dan disebut-sebut menimbulkan krisis bagi pelatih Hansi Flick.
Sebenarnya, anak asuh Flick sempat memimpin lebih dulu. Meski Lamine Yamal sempat gagal mengeksekusi penalti di akhir babak pertama, Pau Cubarsi berhasil membobol gawang Girona di menit ke-59 lewat sundulan ciamik usai menerima umpan Jules Kounde. Gol ini sekaligus menjadi gol ke-100 Barcelona di semua kompetisi musim ini, menjadikan mereka klub kedua di lima liga top Eropa yang mencapai angka tersebut setelah Bayern Munich.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya tiga menit berselang, Girona langsung membalas. Thomas Lemar sukses menyarangkan bola dari jarak dekat setelah memanfaatkan umpan matang Vladyslav Vanat. Girona, yang tampil lebih agresif di sepanjang laga, akhirnya memastikan kemenangan di menit ke-87. Fran Beltran, pemain pengganti, melesakkan tembakan rendah dari dalam kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper Barcelona.
Meskipun Girona harus bermain dengan 10 orang di menit-menit akhir setelah Joel Roca diganjar kartu merah, skor 2-1 untuk kemenangan mereka tidak berubah. Kemenangan ini mengakhiri rentetan tiga laga tanpa kemenangan bagi Girona dan mendongkrak mereka tiga posisi ke peringkat ke-12, berbagi poin dengan Getafe. Di sisi lain, kekalahan ini semakin menambah beban di pundak Hansi Flick untuk segera mencari solusi agar Barcelona tidak semakin terpuruk di paruh kedua musim.