Anggota parlemen independen Australia, Helen Haines, kini terbaring kritis di rumah sakit Melbourne setelah ditabrak mobil di depan kantor konstituennya di Wangaratta, Victoria, Senin sore. Insiden ini langsung menyita perhatian publik dan memicu kecurigaan kuat bahwa ini bukan sekadar kecelakaan.
Polisi setempat mengamankan seorang pria berusia 43 tahun di lokasi kejadian. Yang bikin merinding, polisi menemukan sebilah pisau di dalam mobil pelaku. Perdana Menteri Anthony Albanese pun angkat bicara dan menyebut kejadian ini sebagai 'tindakan yang disengaja', meski motifnya masih didalami. Haines, yang dikenal sebagai pejuang antikorupsi, ditabrak mobil Toyota Landcruiser putih sekitar pukul 15:35 waktu setempat. Saksi mata sempat mendengar suara benturan keras dan melihat korban terjepit di antara dua kendaraan.
Dampak dari insiden ini cukup luas. Menteri Dalam Negeri Tony Burke mengungkapkan data mencengangkan: laporan perilaku mengancam atau melecehkan terhadap politisi melonjak dari 951 menjadi 1.067 kasus dalam setahun terakhir. Ini menandakan suhu politik di Australia memang sedang memanas. Haines sendiri bukan nama sembarangan di parlemen. Sejak terpilih pada 2019, ia dikenal vokal mendorong terciptanya Komisi Antikorupsi Nasional. Para pemimpin politik lintas partai pun ramai-ramai menyuarakan keprihatinan, menyebut Haines sebagai sosok pemersatu di tengah politik yang kian terpolarisasi.