PUTIN MENGAKU RUSIA TERLUKA AKIBAT SERANGAN UKRAINA - Berita Dunia
← Kembali

PUTIN MENGAKU RUSIA TERLUKA AKIBAT SERANGAN UKRAINA

Foto Berita

MOSKOW, Rusia — Presiden Rusia Vladimir Putin untuk pertama kalinya secara terbuka mengakui bahwa gelombang serangan Ukraina terhadap infrastruktur minyak dan gas bumi (migas) Rusia mulai melukai perekonomian dan masyarakat negaranya. Pengakuan ini disampaikan Putin pada Jumat (21/6) pekan lalu, setelah berminggu-minggu serangan Ukraina terus meningkat.

Serangan Ukraina kini tidak hanya menyasar kilang minyak, depot, dan jaringan pipa di wilayah perbatasan, tetapi juga hingga jauh ke jantung Rusia, termasuk serangan drone ke kilang minyak utama di Nizhnekamsk. Ukraina mengklaim serangan itu sebagai bentuk balasan atas bombardir rudal dan drone Rusia yang terus menghancurkan kota-kota Ukraina.

Meski mengakui adanya kerusakan, Putin tetap bersikukuh bahwa serangan itu tidak akan membuat Rusia terpecah belah. Ia juga menyebut ekonomi Rusia akan pulih dengan cepat. Namun, pernyataan ini kontras dengan kenyataan di lapangan. Di Krimea, yang dicaplok Rusia pada 2014, serangan Ukraina terhadap truk bahan bakar justru memicu krisis bahan bakar terparah sejak aneksasi.

Institute for the Study of War (ISW) yang berbasis di Washington memberikan analisis menarik. Menurut ISW, strategi Ukraina sangat cerdas. Serangan jarak jauh mengurangi kapasitas produksi Rusia, sementara serangan jarak menengah menghambat distribusi bensin yang masih bisa diproduksi. Kombinasi ini membuat tekanan ekonomi pada Moskow semakin nyata.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, sudah mengakui adanya kelangkaan bahan bakar di Krimea dan berjanji akan mengambil tindakan. Sementara itu, Putin menolak ide negosiasi langsung dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Di sisi lain, Panglima Ukraina Oleksandr Syrskii mengklaim pasukannya berhasil merebut kembali lebih banyak wilayah.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook