DUKUNGAN VOTER EVANGELICAL PUTIH KE TRUMP ANJLOK - Berita Dunia
← Kembali

DUKUNGAN VOTER EVANGELICAL PUTIH KE TRUMP ANJLOK

Foto Berita

Jakarta - Dukungan dari kelompok pemilih evangelikal kulit putih (white evangelicals) terhadap Presiden AS Donald Trump tercatat masih yang tertinggi dibandingkan kelompok demografi lainnya, meski angkanya mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan jajak pendapat terbaru dari Reuters dan Ipsos, dukungan kelompok ini turun menjadi 63 persen dari sebelumnya 77 persen saat Trump baru dilantik pada Januari 2025.

Penurunan ini berbanding lurus dengan merosotnya tingkat persetujuan (approval rating) Trump yang kini berada di titik terendah, yaitu 31 persen. Padahal, kelompok evangelikal putih merupakan tulang punggung koalisi Partai Republik. Pada pemilu 2024 lalu, sekitar 80 persen dari mereka memilih Trump, dan kelompok ini menyumbang hampir sepertiga dari total suara kemenangan Trump.

Meski demikian, Trump masih mengandalkan basis tradisionalnya ini untuk menahan gelombang dukungan kepada Partai Demokrat yang diprediksi akan menguasai DPR pada pemilu sela (midterm) November mendatang. Dalam kampanyenya di South Carolina—wilayah yang dijuluki 'Bible Belt'—Trump kembali mengangkat isu-isu sosial yang sensitif bagi kelompok konservatif, seperti kebijakan terkait transgender, untuk memobilisasi massa.

Analisis Dampak: Penurunan elektabilitas ini menjadi sinyal bahaya bagi Partai Republik yang sedang berjuang mempertahankan mayoritas di Kongres. Jika tren penurunan di kalangan evangelikal putih terus berlanjut, Partai Republik berisiko kehilangan kursi di negara bagian kunci seperti South Carolina, Iowa, dan Texas. Bagi masyarakat luas, polarisasi isu sosial—terutama terkait hak transgender—diperkirakan akan semakin memanas menjelang pemilu sela, yang dapat memecah belah opini publik dan memicu debat kebijakan yang lebih keras di tingkat legislatif.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook