La Paz, Bolivia – Ketegangan melanda ibu kota Bolivia, La Paz, setelah aksi protes dan blokade jalan yang berlangsung selama berminggu-minggu menyebabkan kelangkaan pangan parah. Warga terpaksa berebut dan terlibat cekcok di depan supermarket demi mendapatkan pasokan makanan yang terbatas.
Blokade jalan oleh para demonstran telah melumpuhkan jalur distribusi logistik. Akibatnya, rak-rak toko kosong dan antrean panjang terjadi di mana-mana. Situasi ini memicu kepanikan dan gesekan di antara pembeli yang frustrasi.
Analisis: Krisis pangan ini tidak hanya mengancam ketahanan masyarakat kelas bawah, tetapi juga menjadi tekanan politik besar bagi pemerintah Bolivia. Jika tidak segera diatasi, kelangkaan ini berpotensi memicu kerusuhan sosial yang lebih luas. Media lokal melaporkan bahwa harga bahan pokok di pasar gelap melonjak hingga tiga kali lipat, memperparah kesulitan warga.