Krisis lingkungan kembali melanda Indonesia. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kalimantan Tengah kini tercatat sebagai yang terparah dalam 11 tahun terakhir. Kondisi ini tidak hanya menghanguskan area hijau, tetapi juga menghasilkan asap toksik yang berbahaya bagi kesehatan pernapasan masyarakat sekitar.
Kritik tajam pun mengalir deras kepada pemerintah. Para pengamat menilai otoritas setempat gagal mengambil tindakan cepat dan memadai untuk memadamkan api serta mencegah perluasan kabut asap. Dampaknya, kualitas udara di wilayah tersebut terus menurun drastis hingga ke level berbahaya.
Bagi masyarakat, situasi ini memaksa aktivitas harian terhenti. Sekolah-sekolah diliburkan dan warga diimbau untuk tidak keluar rumah tanpa masker. Selain ancaman kesehatan, ekonomi warga juga terpukul karena sektor penerbangan dan logistik sering terganggu akibat jarak pandang yang terbatas.