GEGARA TRUMP, EKONOMI KUBA KINI DI AMBANG KEHANCURAN? - Berita Dunia
← Kembali

GEGARA TRUMP, EKONOMI KUBA KINI DI AMBANG KEHANCURAN?

Foto Berita

Ancaman Presiden AS Donald Trump untuk memutus pasokan minyak dan dana dari Venezuela ke Kuba berpotensi memicu bencana ekonomi. Langkah ini, yang datang setelah insiden penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, pada 3 Januari lalu, langsung memicu kekhawatiran serius di kalangan warga Kuba akan krisis listrik dan ketersediaan kebutuhan pokok.

Kuba, yang selama ini sangat bergantung pada dukungan Venezuela, termasuk pasokan bahan bakar bersubsidi untuk menjalankan jaringan listriknya, kini dihadapkan pada skenario terburuk. Hingga 11 Januari, Trump menegaskan bahwa Venezuela tidak lagi boleh menyuplai minyak atau dana ke Kuba. Situasi ini diperkirakan akan semakin menghancurkan ekonomi Kuba yang memang sudah rapuh, bahkan bisa memicu gejolak sosial.

Meskipun jalanan ibu kota Havana masih relatif tenang pasca-peristiwa di Venezuela, perdebatan sengit tentang masa depan Kuba justru memanas di media sosial. Beberapa warga khawatir akan invasi, sementara yang lain justru menyerukan hal tersebut. Dosen komunikasi Universitas Havana, Amanda Terrero, mengungkapkan adanya ketidakpastian yang mencekik. Banyak warga bahkan mulai membuat rencana kontingensi untuk meninggalkan negara itu.

Kondisi ekonomi sulit dan kepemimpinan politik Kuba yang berhaluan kiri memang sudah lama menjadi sumber frustrasi publik, terutama karena tindakan penindasan terhadap perbedaan pendapat. Sanksi keras yang diberlakukan AS sejak era 1960-an terus-menerus mengikis perekonomian pulau itu. Meski sempat ada upaya perbaikan hubungan dengan AS di bawah kepemimpinan Raul Castro dan Barack Obama pada tahun 2014, hal itu kandas setelah Trump menjabat pada 2016. Sejak itu, AS justru memperketat pembatasan ekonomi, menyebabkan Kuba menghadapi salah satu krisis terburuk dalam sejarahnya. Selama ini, Kuba mampu bertahan sebagian berkat perjanjian pasokan minyak bersubsidi dari Venezuela yang sudah terjalin sejak tahun 2000. Dengan terputusnya bantuan krusial ini, masa depan Kuba menjadi tanda tanya besar dan mengancam stabilitas regional.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook