ORBAN: UE LEBIH MENGERIKAN DARI RUSIA! TRUMP LONTARKAN DUKUNGAN - Berita Dunia
← Kembali

ORBAN: UE LEBIH MENGERIKAN DARI RUSIA! TRUMP LONTARKAN DUKUNGAN

Foto Berita

Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, kembali menyulut kontroversi dengan pernyataan tajamnya. Ia menegaskan bahwa Hungaria seharusnya lebih mengkhawatirkan Uni Eropa daripada Rusia. Orban berjanji akan ā€œmembersihkanā€ pengaruh UE yang dianggapnya sebagai ā€œmesin penindasā€ menjelang pemilihan parlemen yang diprediksi sengit.

Dalam pidato kenegaraan tahunannya pada Sabtu lalu, Orban tidak ragu membandingkan Uni Eropa dengan rezim Soviet yang pernah mendominasi Hungaria selama puluhan tahun. Bagi pemimpin berusia 62 tahun ini, ketakutan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin adalah hal yang ā€œprimitif dan tidak serius,ā€ sementara ā€œBrussels (markas UE) adalah kenyataan yang nyata dan sumber bahaya yang akan segera terjadi.ā€

Sejak kembali berkuasa pada 2010, Orban memang dikenal gencar mengampanyekan ā€œnegara iliberalā€ dengan menindak organisasi sipil, jurnalis, hakim, dan politisi yang dianggap ā€œdibeliā€ oleh pengaruh asing. Upaya ini, menurutnya, baru ā€œsetengah jalanā€ dan harus terus berjalan demi kedaulatan Hungaria.

Menariknya, pernyataan keras Orban ini datang tak lama setelah ia menerima dukungan publik dari mantan Presiden AS Donald Trump. Trump, melalui platform Truth Social-nya, memuji Orban sebagai pemimpin yang ā€œkuat dan hebatā€ dengan ā€œrekam jejak luar biasa.ā€ Dukungan ini jelas memperkuat posisi Orban menjelang pemilu 12 April, di mana partai oposisi Tisza pimpinan Peter Magyar dilaporkan unggul 8-12 poin dari partai Fidesz yang berkuasa.

Orban bahkan memanfaatkan isu konflik di Ukraina sebagai amunisi kampanye. Ia menuduh Partai Tisza akan menyeret Hungaria ke dalam peperangan jika terpilih. Sang Perdana Menteri menggambarkannya sebagai ā€œboneka Brusselsā€ yang siap mengatakan ā€œyaā€ untuk ā€œuang bagi Ukrainaā€ atas desakan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Di tengah memanasnya suhu politik domestik, Hungaria juga akan menerima kunjungan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Minggu ini. Rubio, yang dikenal sebagai salah satu politisi senior AS, dijadwalkan terbang langsung dari Munich Security Conference di Jerman.

Situasi ini menandakan bahwa Hungaria berada di persimpangan jalan politik yang krusial. Pernyataan Orban tidak hanya memicu perdebatan sengit di dalam negeri tentang kedaulatan dan arah masa depan Hungaria di Uni Eropa, tetapi juga menyoroti semakin tajamnya polarisasi antara blok nasionalis-populis dengan kekuatan pro-integrasi Eropa. Kunjungan diplomatik tingkat tinggi dan dukungan dari tokoh politik global menunjukkan betapa kompleksnya posisi Hungaria di panggung dunia saat ini. Masyarakat Hungaria akan dihadapkan pada pilihan sulit yang akan menentukan identitas dan hubungan internasional negara mereka ke depannya.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook