YERUSALEM, KOMPAS.TV - Seorang politisi sayap kanan Israel, Moshe Feiglin, kembali memicu ketegangan dengan pernyataan kontroversialnya. Ia secara terbuka menyerukan pembangunan 'Kuil Yahudi Baru' di kompleks Masjid Al-Aqsa, yang merupakan salah satu tempat paling suci bagi umat Islam.
Dalam sebuah wawancara, Feiglin dengan lantang menyatakan bahwa seluruh tanah Israel telah dijanjikan untuk umat pilihan Tuhan. Ia bahkan menyebut kuil baru itu akan menjadi tempat ibadah bagi seluruh umat manusia. Ucapannya ini jelas melanggar 'Status Quo' yang sudah berusia puluhan tahun, yaitu kesepakatan sensitif yang menjaga perdamaian di kawasan tersebut.
Apa itu Status Quo? Ini adalah aturan main yang sudah ada sejak lama. Di bawah pengaturan ini, kompleks Al-Aqsa—yang juga dikenal sebagai Temple Mount oleh Yahudi—sepenuhnya berada di bawah wewenang Yordania (melalui Waqf). Umat non-Muslim memang boleh berkunjung, tapi dilarang keras beribadah atau melakukan ritual keagamaan di sana. Bahkan, para rabi utama Israel dan kelompok ultra-Ortodoks pun melarang umat Yahudi berdoa di lokasi tersebut atas dasar hukum Yahudi (halachic).
Yang membuat situasi semakin panas, laporan dari Middle East Eye mengungkapkan bahwa pejabat Israel dan AS diam-diam bekerja sama untuk membuang Status Quo. Kabarnya, pemerintah Israel akan membentuk badan baru yang mendeklarasikan kompleks Al-Aqsa sebagai 'pusat multi-agama'. Jika ini terjadi, secara perlahan Israel akan mengambil alih seluruh aspek pengelolaan tempat suci tersebut.
Analisis Dampak: Langkah ini bukan sekadar provokasi, melainkan bom waktu. Jika Israel benar-benar mengubah status Al-Aqsa, dunia Islam dipastikan akan bereaksi keras. Ini bisa memicu gelombang protes besar-besaran di Timur Tengah, memperburuk konflik Israel-Palestina, dan bahkan memicu aksi terorisme baru. Bagi Indonesia, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, isu Al-Aqsa selalu menjadi sentimen yang sangat kuat. Pemerintah Indonesia harus mengambil sikap tegas untuk mencegah eskalasi konflik di tanah suci tersebut.