Pasukan pemerintah Yemen yang didukung koalisi Arab Saudi mengklaim telah menewaskan sekitar 700 milisi Houthi dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Operasi militer besar-besaran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk merebut kembali wilayah-wilayah strategis yang sempat dikuasai kelompok Houthi.
Di sisi lain, Houthi melancarkan serangan balasan dengan mengklaim telah menargetkan fasilitas milik perusahaan minyak raksasa Aramco di Riyadh. Namun, hingga berita ini diturunkan, otoritas Arab Saudi belum memberikan konfirmasi resmi terkait serangan tersebut.
Analisis & Dampak: Eskalasi konflik ini kembali memanaskan situasi di Timur Tengah. Serangan terhadap fasilitas Aramcoājika terkonfirmasiābukan hanya ancaman bagi ekonomi Saudi, tetapi juga berpotensi memicu lonjakan harga minyak dunia. Bagi masyarakat Yemen, pertempuran sengit ini memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah berlangsung bertahun-tahun, dengan risiko korban sipil yang terus meningkat akibat perang yang tak kunjung usai.