Jakarta - Era kepemimpinan Harmanpreet Kaur di tim kriket putri India resmi berakhir. Puncak karier kepemimpinannya tercatat saat membawa India meraih trofi Piala Dunia Kriket Putri pertama mereka pada tahun 2025, sebuah pencapaian bersejarah setelah sebelumnya gagal di final 2017.
Keputusan ini diambil hanya beberapa minggu setelah India menjuarai Asia Cup dan Asian Games. Meski demikian, transisi kekuasaan ini tidak berjalan mulus. Laporan menyebutkan Harmanpreet sebenarnya masih ingin memimpin di format ODI dan Test untuk membimbing pemain muda, namun BCCI bersikeras menginginkan sosok yang lebih muda di posisi tersebut.
Smriti Mandhana, yang selama ini menjadi wakilnya, resmi ditunjuk sebagai kapten baru di semua format. Keputusan ini diambil dalam rapat review yang dihadiri oleh Sekretaris BCCI Devajit Saikia, pelatih Amol Muzumdar, serta kedua pemain tersebut. Langkah ini mirip dengan strategi BCCI di tim putra yang belum lama ini melakukan regenerasi kapten setelah kemenangan Piala Dunia.
Keputusan ini muncul setelah performa India yang dinilai kurang memuaskan di T20 World Cup di Inggris beberapa bulan lalu, ditambah penurunan performa batting Harmanpreet yang berusia 37 tahun. Meskipun ada perdebatan di kalangan legenda kriket mengenai kelayakannya, Harmanpreet akhirnya memilih mundur dan mengumumkan keputusannya melalui unggahan emosional di Instagram.