Krisis kemanusiaan di Yaman semakin memburuk. Kelompok Houthi yang mengepung Kota Taiz memblokir jalur pasokan utama, membuat warga sipil kesulitan mendapatkan makanan dan bantuan medis. Kepala HAM PBB, Volker Turk, menuntut Houthi segera membuka akses masuk bantuan kemanusiaan sebelum situasi menjadi bencana besar.
Blokade ini memutus jalur Taiz-Aden, membuat harga barang pokok melonjak drastis. Data PBB mencatat setidaknya 32 warga sipil tewas dalam bentrokan Agustus-Oktober, termasuk 14 anak-anak. Situasi ini diperparah dengan serangan udara dari pasukan pro-pemerintah yang menghancurkan gudang senjata dan bala bantuan Houthi di beberapa wilayah.
Dampaknya sangat luas: Program Pangan Dunia (WFP) melaporkan 800.000 orang terputus dari bantuan penyelamat nyawa, mayoritas berada di Taiz. Secara nasional, lebih dari 18 juta warga Yaman terancam kelaparan akut. Pemerintah Yaman yang diakui internasional telah meminta PBB untuk mencabut blokade dan menetapkan Houthi sebagai organisasi teroris, sementara Inggris mengerahkan jet tempur untuk melindungi Arab Saudi dari serangan drone Houthi.