SEJARAH! ZIDANE IQBAL PEMAIN KETURUNAN PAKISTAN PERTAMA DI PIALA DUNIA - Berita Dunia
← Kembali

SEJARAH! ZIDANE IQBAL PEMAIN KETURUNAN PAKISTAN PERTAMA DI PIALA DUNIA

Foto Berita

Massachusetts, AS – Sejarah tercipta di Stadion Boston. Zidane Iqbal, gelandang berusia 23 tahun kelahiran Manchester, menjadi pemain pertama keturunan Pakistan yang tampil di Piala Dunia FIFA. Ia masuk sebagai pemain pengganti untuk Timnas Irak saat melawan Norwegia pada laga pertama Grup I, Selasa lalu.

Meski Irak kalah telak 1-4 dari Norwegia yang diperkuat Erling Haaland, momen ini tetap monumental bagi 250 juta lebih warga Pakistan. Pasalnya, tim nasional Pakistan belum pernah sekalipun lolos ke Piala Dunia dan saat ini berada di peringkat 198 dunia.

Iqbal lahir dari ayah asal Pakistan (Sahiwal, Punjab) dan ibu asal Irak selatan. Ia sempat memiliki tiga opsi membela negara: Inggris, Pakistan, atau Irak. Namun, pendekatan emosional dari Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) melalui media sosial dan panggilan video membuatnya memilih Irak. “Semua cinta dan dukungan dari penggemar di Irak dan seluruh dunia... ketika seseorang menunjukkan begitu banyak cinta, wajar jika kau merasakannya,” ujar Iqbal dikutip dari The Athletic.

Karier Iqbal sempat bersinar di akademi Manchester United selama 12 tahun. Pada Desember 2021, ia menjadi pemain Asia Selatan pertama dalam hampir dua dekade yang tampil untuk Setan Merah di Liga Champions UEFA. Namun, kesempatan bermain reguler sulit ia dapatkan. Ia akhirnya pindah ke FC Utrecht di Belanda dengan nilai transfer sekitar 1 juta euro (Rp 17 miliar).

Perjuangannya bersama Irak melewati 21 pertandingan kualifikasi, termasuk gol kemenangan melawan Indonesia, membuatnya menjadi pilar utama tim. Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Pakistan (PFF) sempat memantau perkembangannya, tetapi menurut Ali Ahsan dari FootballPakistan.com, kesenjangan struktur antara kedua federasi terlalu besar. “Kami kesulitan menarik pemain dari klub besar. PFF bahkan belum punya direktur teknis atau tim nasional yang profesional,” jelasnya.

Analisis: Kehadiran Zidane Iqbal menjadi simbol betapa besarnya potensi diaspora Asia Selatan di sepak bola global. Namun, kasus ini juga menjadi tamparan keras bagi Pakistan. Selama bertahun-tahun, federasi sepak bola di sana terhambat konflik internal dan minimnya investasi. Akibatnya, bakat-bakat potensial memilih membela negara lain yang memiliki sistem pembinaan lebih baik. Ini menunjukkan bahwa tanpa perbaikan fundamental, Pakistan akan terus tertinggal di kancah sepak bola dunia.


Bagikan berita ini:

WhatsApp Facebook