QUEBEC - Partai Quebecois (PQ) kembali menguasai kursi pemerintahan provinsi Quebec setelah memenangkan pemilihan umum. Ini menjadi momen pertama bagi partai beraliran separatis tersebut berkuasa sejak terakhir kali pada 2014 silam.
Kemenangan ini membawa angin segar bagi agenda kemerdekaan Quebec. Pemimpin PQ, Paul St-Pierre Plamondon, langsung menegaskan komitmennya untuk menggelar referendum pemisahan diri dari Kanada di masa depan. Janji ini menjadi sinyal kuat bahwa isu separatisme akan kembali memanas di wilayah berbahasa Prancis tersebut.
Dampak bagi Masyarakat: Bagi warga Quebec, hasil ini berarti babak baru dalam perdebatan identitas dan kedaulatan yang sudah berlangsung puluhan tahun. Sementara bagi Kanada secara keseluruhan, ini adalah ujian stabilitas politik. Pemerintah federal di Ottawa dipastikan akan menghadapi tekanan diplomasi yang lebih berat untuk menjaga keutuhan wilayahnya. Investor dan pelaku pasar juga cenderung mencermati situasi ini karena ketidakpastian politik biasanya berdampak pada perekonomian regional.