Jakarta, 13 Maret 2025 – Sebuah roket New Glenn milik Blue Origin, perusahaan antariksa milik Jeff Bezos, meledak hebat di atas Florida, Kamis malam waktu setempat. Ledakan tersebut memicu bola api raksasa yang menerangi langit dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengamat antariksa.
Meski peristiwa dramatis ini tidak menimbulkan korban jiwa, dampaknya jauh lebih besar dari sekadar insiden teknis. Badan antariksa AS (NASA) menggantungkan harapan besar pada roket ini untuk misi ambisiusnya kembali ke Bulan. Kini, rencana tersebut terancam tertunda.
Blue Origin sendiri belum merilis pernyataan resmi mengenai penyebab ledakan. Namun, para analis menilai insiden ini menjadi pukulan telak bagi persaingan industri antariksa swasta, di mana SpaceX milik Elon Musk terus melaju dengan roket Starship-nya. Jika investigasi memakan waktu lama, posisi Blue Origin dalam kontrak NASA bisa terancam.
Dari sisi keamanan, ledakan roket sebesar ini juga memicu pertanyaan tentang keselamatan warga sipil di sekitar area peluncuran. Meski tidak ada korban, potensi bahaya dari puing-puing yang jatuh tetap menjadi sorotan.