Taifun Champi menghantam pantai timur laut Taiwan dengan gelombang raksasa dan angin kencang mencapai 191 km/jam. Badai ini telah menewaskan satu orang dan melukai 163 lainnya, memaksa ribuan warga mengungsi saat sebagian besar wilayah pulau dilumpuhkan.
Otoritas setempat menutup sekolah dan kantor, serta menghentikan layanan transportasi di banyak area. Gelombang tinggi yang menerjang pantai menimbulkan kerusakan pada infrastruktur pesisir dan memicu peringatan evakuasi di zona rawan.
Analisis dampak: Masyarakat dihadapkan pada gangguan aktivitas ekonomi dan mobilitas, sementara tim tanggap darurat bekerja keras menangani korban dan membersihkan puing. Informasi dari media lain menyebutkan bahwa penerbangan domestik dan feri juga dibatalkan, memperparah isolasi wilayah terdampak. Warga diminta tetap waspada terhadap potensi banjir dan tanah longsor susulan.